04 November 2009

Ibadah Itu Untuk Kebaikan Diri Sendiri

Setiap muslim yang telah berikrar bahwa Allah Rabbnya, Islam agamanya dan Muhammad rasulnya, ia harus senantiasa memahami arti ikrar ini dan mampu merealisasikan nilai-nilainya dalam realitas kehidupannya. Setiap dimensi kehidupannya harus terwarnai dengan nilai-nilai tersebut baik dalam kondisi aman maupun terancam. Namun dalam realitas kehidupan dan fenomena ummat, kita menyadari bahwa tidak setiap orang yang memiliki pemahaman yang baik tentang Islam mampu meimplementasikan dalam seluruh kisi-kisi kehidupannya. Dan orang yang mamupu mengimplementasikannya belum tentu bisa bertahan sesuai yang diharapkan Islam, yaitu komitment dan istiqamah dalam memegang ajarannya dalam sepanjang perjalanan hidupnya.

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره, ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا, من يهده الله فلا مضل له, ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
أما بعد..فيأيها المسلمون أوصيكم وإياي بتقوى الله عز وجل وتمسك بهذا الدين تمسكا قويا والاستقامة في سبيله حتى يأتينا اليقين.
يقول الله:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آَيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلا تَطْغَوْا إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ، وَلا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لا تُنْصَرُونَ، وَأَقِمِ الصَّلاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفاً مِنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ، وَاصْبِرْ فَإِنَّ اللَّهَ لا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ،

Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (Ali Imran:102-103)

“Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang Telah Taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya dia Maha melihat apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zhalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, Kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan. Dan Dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. Dan bersabarlah, Karena Sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan. (Hud:112-115)

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah……

Setiap muslim yang telah berikrar bahwa Allah Rabbnya, Islam agamanya dan Muhammad rasulnya, ia harus senantiasa memahami arti ikrar ini dan mampu merealisasikan nilai-nilainya dalam realitas kehidupannya. Setiap dimensi kehidupannya harus terwarnai dengan nilai-nilai tersebut baik dalam kondisi aman maupun terancam. Namun dalam realitas kehidupan dan fenomena ummat, kita menyadari bahwa tidak setiap orang yang memiliki pemahaman yang baik tentang Islam mampu meimplementasikan dalam seluruh kisi-kisi kehidupannya. Dan orang yang mamupu mengimplementasikannya belum tentu bisa bertahan sesuai yang diharapkan Islam, yaitu komitment dan istiqamah dalam memegang ajarannya dalam sepanjang perjalanan hidupnya.

Jama’ah Shalat Jum’at Yang Dimuliakan Allah….

Istiqamah adalah anonim dari thughyan (penyimpangan atau melampaui batas). Ia bisa berarti berdiri tegak di suatu tempat tanpa pernah bergeser, karena akar kata istiqomah dari kata “qaama” yang berarti berdiri. Maka secara etimologi, istiqamah berarti tegak lurus. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, istiqamah diartikan sebagai sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen. Secara terminology, istiqomah bisa diartikan dengan beberpa pengertian berikut ini;

- Abu Bakar Shiddiq ra ketika ditanya tentang istiqamah ia menjawab; bahwa istiqamah adalah kemurnian tauhid (tidak boleh menyekutukan Allah dengan apa dan siapapun)

- Umar bin Khattab r.a. berkata: “Istiqamah adalah komitment terhadap perintah dan larangan dan tidak boleh menipu sebagaimana tipu musang”

- Utsman bin Affan ra berkata: “Istiqamah adalah mengikhlaskan amal kepada Allah swt”

- Ali bin Abu Thalib ra berkata: “Istiqamah adalah melaksanakan kewajiban-kewajiban”

- Hasan Bashri berkata: “Istiqamah adalah melakukan ketaatan dan menjauhi kemaksitan”

- Mujahid berkata: “Istiqamah adalah komitmen terhadap syahadat tauhid sampai bertemu dengan Allah swt”

- Ibnu Taimiah berkata: “Mereka beristiqamah dalam mencintai dan beribadah kepaada-Nya tanpa menengok kiri kanan”

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah….

Jadi muslim yang beristiqamah adalah muslim yang selalu mempertahankan keimanan dan aqidahnya dalam situasi dan kondisi apapun, baik di bulan Ramadhan maupun di bulan lainnya. Ia bak batu karang yang tegar mengahadapi gempuran ombak-ombak yang datang silih berganti. Ia tidak mudah loyo atau mengalami futur dan degredasi dalam perjalanan hidupnya. Ia senantiasa sabar dalam memegang teguh tali keimanan. Dari hari ke hari semakin mempesona dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan Islam. Ia senantiasa menebar pesona Islam baik dalam ruang kepribadiannya, kehidupan keluarga, kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Itulah cahaya yang selalu menjadi pelita kehidupan. Itulah manusia muslim yang sesungguhnya, selalu istiqomah dalam sepanjang jalan kehidupan. Allah berfirman;

“Dan apakah orang yang sudah mati (hatinya karena kekufuran) kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.” (Al-An’am:122)

“Maka tetaplah (istiqamahlah) kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”(Hud:112)

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialahAllah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak adakekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.(Al-Ahqaf:13-14)

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah…..

5 Tips Istiqamah

Kesucian dan ketakwaan yang ada dalam jiwa harus senantiasa dipertahankan oleh setiap muslim. Hal ini disebabkan kesucian dan ketakwaan ini bisa mengalami pelarutan, atau bahkan hilang sama sekali. Namun, ada beberapa tips yang membuat seorang muslim bisa mempertahankan nilai ketakwaan dalam jiwanya, bahkan mampu meningkatkan kualitasnya. Tips tersebut adalah sebagai berikut;

Pertama, Muraqabah

Muraqabah adalah perasaan seorang hamba akan kontrol ilahi dan kedekatan dirinya kepada Allah. Hal ini diimplementasikan dengan mentaati seluruh perintah Allah dan menjauhi seluruh larangan-Nya, serta memiliki rasa malu dan takut, apabila menjalankan hidup tidak sesuai dengan syariat-Nya.

“Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ‘arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Al-Hadid: 4)

Rasulullah saw. bersabda-ketika ditanya tentang ihsan, “Kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihat-Nya, dan apabila kamu tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihat kamu.” (H.R. Bukhari)

Kedua, Mu’ahadah

Mu’ahadah yang dimaksud di sini adalah iltizamnya seorang atas nilai-nilai kebenaran Islam. Hal ini dilakukan kerena ia telah berafiliasi dengannya dan berikrar di hadapan Allah SWT.

Ada banyak ayat yang berkaitan dengan masalah ini, di antaranya adalah sebagai berikut.

“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.” (An-Nahl: 91)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (Al-Anfal: 27)

Ketiga, Muhasabah

Muhasabah adalah usaha seorang hamba untuk melakukan perhitungan dan evaluasi atas perbuatannya, baik sebelum maupun sesudah melakukannya. Allah berfirman;“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Hasyr: 18)

“Orang yang cerdas (kuat) adalah orang yang menghisab dirinya dan beramal untuk hari kematiannya. Adapun orang yang lemah adalah orang yang mengekor pada hawa nafsu dan berangan-angan pada Allah.” (H.R. Ahmad)

Umar bin Khattab ra berkata, “Hisablah dirimu sebelum dihisab, dan timbanglah amalmu sebelum ditimbang ….”

Keempat, Mu’aqabah

Mu’aqabah adalah pemberian sanksi oleh seseorang muslim terhadap dirinya sendiri atas keteledoran yang dilakukannya.

“Dan dalam qishash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.” (Al-Baqarah: 179)

Generasi salaf yang soleh telah memberikan teladan yang baik kepada kita dalam masalah ketakwaan, muhasabah, mu’aqabah terhadap diri sendiri jika bersalah, serta contoh dalam bertekad untuk lebih taat jika mendapatkan dirinya lalai atas kewajiban. Sebagaimana disebutkan dalam beberapa contoh di bawah ini.

1. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Umar bin Khaththab ra pergi ke kebunnya. Ketika ia pulang, maka didapatinya orang-orang sudah selesai melaksanakan Shalat Ashar. Maka beliau berkata, “Aku pergi hanya untuk sebuah kebun, aku pulang orang-orang sudah shalat Ashar! Kini, aku menjadikan kebunku sedekah untuk orang-orang miskin.”

2. Ketika Abu Thalhah sedang shalat, di depannya lewat seekor burung, lalu beliau pun melihatnya dan lalai dari shalatnya sehingga lupa sudah berapa rakaat beliau shalat. Karena kejadian tersebut, beliau mensedekahkan kebunnya untuk kepentingan orang-orang miskin, sebagai sanksi atas kelalaian dan ketidak khusyuannya.

Kelima Mujahadah (Optimalisasi)

Mujahadah adalah optimalisasi dalam beribadah dan mengimplementasikan seluruh nilai-nilai Islam dalam kehidupan.

“Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya…” (Al-Hajj: 77-78) “Rasulullah saw. melaksanakan shalat malam hingga kedua tumitnya bengkak. Aisyah ra. pun bertanya, ‘Mengapa engkau lakukan hal itu, padahal Allah telah menghapuskan segala dosamu?’ Maka, Rasulullah saw. menjawab, ‘Bukankah sudah sepantasnya aku menjadi seorang hamba yang bersyukur.’” (H.R. Bukhari-Muslim)

Inilah lima langkah yang harus dimiliki oleh seorang muslim yang ingin mempertahankan nilai keimanan, yang ingin bertahan dan istiqamah di puncak ketakwaannya. Semoga Allah SWT menjadikan kita semua hamba-hamba-Nya yang senantiasa istiqamah, menjadi model-model muslim ideal dan akhirnya kita dijanjikan surga-Nya.amin.

بارك الله لنا ولكم في القرآن العظيم ونفعنا وإياكم بما فيه من الآيات و الذكر الحكيم و نستغفر الله فإنه غفور رحيم


Baca Selengkapnya......

Program Blog Al-Imarat Kedepan

Materi-Materi Khutbah (mingguan)

Insya Allah tidak lama lagi Ma'had Al-Imarat akan menerbitkan materi-materi khutbah secara berkala (mingguan). Materi-materi ini akan dilengkapi dengan sebuah ringkasan (titian) sebagai panduan bagi da'i agar mudah dalam penyampaiannya.
Lebih dari itu kami juga berencana membuat sebuah kurikulum khutbah jum'at dengan beberapa jenis kurikulum disesuaikan dengan kondisi mad'u (masyarakat terpelajar, umum, awan dll) dan waktu (muharram, safar,dll). sehingga dakwah2 yang dilakukan bisa lebih terarah dan jelas sasarannya.

Do'akan saja mudahan2 berjalan dengan lancar.

Baca Selengkapnya......

16 Juni 2008

Visi & Misi

  • Menjadi Lembaga Pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam yang berkualitas dan professional (excellence)

  • Menjadi wadah bagi pengajaran bahasa Arab dan studi Islam yang intensif dan terpadu.

  • Menjadi Lembaga Pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam yang efektif, efisien, dan kondusif bagi pengajaran bahasa Arab dan pengetahuan keislaman di Indonesia.

  • Membekali kemampuan bahasa arab dan pengetahuan keislaman bagi para generasi muda Islam Indonesia, khususnya lulusan Perguruan Tinggi yang belum pernah mengenyam pendidikan bahasa Arab dan studi Islam secara intensif dan terpadu.

  • Mengajarkan Alquran dan As-Sunnah serta akidah yang shahih melalui pendidikan bahasa Arab dan studi keislaman.

  • Menanamkan sifat-sifat luhur dan perilaku terpuji bagi terciptanya peradaban Islam yang religius

Baca Selengkapnya......

Program Tahfizh

Terdapat tiga program studi perkuliahan intensif Ma'had Al-Imarat yaitu I'dad, Takmili, dan Tahfizh. Selain perkuliahan Intensif juga tersedia Kelas Non Intensif.

Selain program pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam (I'dad & Takmili), Ma'had Al-Imarat juga mengadakan program Tahfizh Al-qur'an. Ma'had Tahfizh terletak berjauhan dengan Ma'had Al-Imarat putra, di sebuah lingkungan yang sejuk dan tenang, di Ciparay. Program ini baru dibuka tahun 2005.

Waktu belajar efektif lima hari perpekan, dengan sistem 'mondok di pesantren'. Para mahasiswa boleh berkegiatan di luar pada hari Sabtu dan Minggu.

Baca Selengkapnya......

Program Takmili

Terdapat tiga program studi perkuliahan intensif Ma'had Al-Imarat yaitu I'dad, Takmili, dan Tahfizh. Selain perkuliahan Intensif juga tersedia Kelas Non Intensif. Masa studi program I'dad Lughawi (tingkat persiapan bahasa) dua tahun, terdiri dari 4 (empat) semester.

Program Takmili merupakan tingkat lanjutan setelah program I'dad Lughawi dengan masa studi satu tahun terdiri dari 2 (dua) semester, dengan efektifitas belajar selama 5 (lima) hari dalam sepekan. Berikut ini adalah detil kurikulum pendidikan program Takmili.



Kurikulum Pendidikan Program Takmili
المنهج الدراسي لشعبة التكميلي








الرقم المادة المستوى الأول المستوى الثاني
الكتاب/المذكرة عدد
الساعة
الكتاب/المذكرة عدد
الساعة

1
القران الكريم بدون المقرر 2

1

2
التفسير وأصوله - - مذكرة التفسير 2

3
الحديث وعلومه تيسير مصطلح الحديث و تيسير العلام 3



4
التوحيد المجموع المفيد الأول 2
المجموع المفيد الثاني 2

5
الفقه كفاية الأخيار 3
كفاية الأخيار 3

6
أصول الفقه - - الأصول من علم الأصول أو أصول الفقه 2

7
التاريخ الإسلامي دول العالم الإسلامي 1 2



8
الثقافة الإسلامية

مذكرة الثقافة الإسلامية 2

9
النحو والصرف تهذيب شرح ابن عقيل الأول 3
تهذيب شرح ابن عقيل 2-3 3

10
البلاغة مذكرة علم البيان الأول 2
مذكرة علم البيان الثاني 2

11
الأدب والنصوص الأدب العربي وتاريخه الثاني 3
الأدب العربي وتاريخه الثالث 3

12
المهارات اللغوية المطالعة / ثالث ثانوي 3
المطالعة / ثالث ثانوي 3

13
التعبير بدون 2
بدون 2

مجموع عدد المواد
10

10

مجموع عدد الساعة
25

25


Baca Selengkapnya......

Ma'had Rekanan

Ma'had Utsman bin Affan, PERSIS, Jakarta

Ma'had & Markaz Tahfizh Al-Qur'an Putra

Jl. Bambu Apus I RT 01/01 Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur 13890 Telp : (021) 8448494/8448495


Ma'had Al-Imarat, PERSIS, Bandung

Ma'had Putra

Jl. Inhoftank No. 17 Pelindung Hewan, Bandung. Telp. (022) 5223908

Ma'had Putri

Jl. Pungkur Gg. Muncang No. 31 Bandung. Telp. (022) 5227336

Ma'had Tahfizh Al-Ihsan Putra

Jl. Darta No. 9 Gn. Leutik, Kp. Kancil Ciparay, Bandung. Telp. (022) 5959162


Ma'had Abu Bakar Ash-Shiddiq Universitas Muhammadiyah Surakarta

Ma'had Putra

Jl. Ahmad Yani 1 Pabelan, Kartasura, Surakarta Jawa Tengah Telp : (0271) 730278

Ma'had Putri

Pondok Muhammadiyah Hj. Nuriyah Shbran UMS, Jl. Latar Putih I, Saripan, Makamhaji, Kartasura. Telp. (0271) 725047

Markaz Tahfizh Al-Manar Putri

Masjid Al-Manar, Mendungan, Rt: 02/04 Pabelan, Kartasura. Telp. (0271) 724896

Markaz Tahfizh Ibadurrahman Putra

Masjid Ibadurrahman, Jl. Mayangsari 24, Danukusumah, Serengan, Surakarta. Telp. (0271) 7086635

Markaz Tahfizh Kottabarat Putra

Masjid Kottabarat, Jl. Dr. Muwardi 24, Surakarta. Telp. (0271) 713858

Markaz Tahfizh Muhammadiyah Putra

Pesantren Muhammadiyah Muntilan, Jl. Kartini No. 6, Muntilanh, Jateng. Telp. (0293) 5508414

Markaz Tahfizh At-Taqwa Putra

Masjid At-Taqwa, Panti Asuhan Muhammadiyah Batursari, Mrangen, Demak, Jawa Tengah. Telp. (024) 6722141


Ma'had Ali bin Abi Thalib, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Ma'had Putra & Putri

Kampus II UMY Jl. IKIP PGRI Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta Telp : (0274) 374320

Markaz Tahfizh Al-Qur'an Pertiwi Putra

Masjid Pertiwi, Jl. Wahid Hasyim, Ngabean, Gendingan, Yogyakarta. Telp. (0274) 7486081


Ma'had Umar bin Khattab, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Ma'had & Markaz Tahfizh Al-Qur'an Putra

Kampus III Univ. Muhammadiyah Sidoarjo, Komplek Perum IKIP Jl. Gunung Anyar V/1 Surabaya Jawa Timur Telp : (031) 8791791

Ma'had Putri

Kampus II Univ. Muhammadiyah Sidoarjo Lt. IV Jl. Raya Gelam 250, Candi Sidoarjo, Sidoarjo. Telp. (031) 8062128

Markaz Tahfizh Al-Qur'an Muhammadiyah Putri

Panti Asuhan Muhammadiyah Malang Jl. M.T. Haryono Gg. III No. 231A Malang. Telp. (0341) 582717


Ma'had Abdurrahman bin Auf, Universitas Muhammadiyah Malang

Ma'had Putra & Putri

Kampus III Univ. Muhammadiyah Malang Jl. Raya Tlogo Mas No. 246 Masjid AR. Fachruddin Lantai 5. Telp. (0341) 531430


Ma'had Al-Birr, Universitas Muhammadiyah Makassar

Ma'had & Markazh Tahfizh Al-Qur'an Putra

Kampus Univ. Muhammadiyah Makassar Jl. Sultan Alaudin No. 259 Makassar Sulawesi Selatan. Telp : (0411) 881584


Ma'had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Ma'had Putra

Kampus Univ. Muhammadiyah Sumatera Utara, Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan, Sumatera Utara. Telp. (061) 6623301

Markaz Tahfizh Al-Qur'an Palangkaraya

Ma'had Tahfizh Al-Qur'an Putra

Jl. RTA Milono Km. 5.5 Kelurahan Langkai, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Telp. (0536) 3241771

Baca Selengkapnya......

FAQ

Apa itu Ma'had Al-Imarat?

Ma'had Al-Imarat merupakan lembaga pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam, yang didirikan tahun 1999. Sekarang telah dibuka juga program Tahfizh Al-qur'an.


Dimana Letaknya?

Ma'had Al-Imarat terletak di Bandung, dua bangunan di daerah Tegalega dan satu bangunan di daerah Ciparay.


Bagaimana Sistem Pendidikannya?

Ma'had Al-Imarat menggunakan kurikulum dari univeritas ibnu Su'ud Mekah dan LIPIA Jakarta sebagai acuan sistem pendidikannya


Siapa afiliasinya?

Ma'had Al-Imarat berdiri atas jasa para muhsinin dari Timur Tengah, berafiliasi dengan berbagai lembaga islam di Indonesia sehingga sekarang telah berdiri sepuluh ma'had yang analogis dengan Ma'had Al-Imarat.


Apa keunggulannya?

Ma'had Al-Imarat memiliki budaya penggunaan bahasa Arab di lingkungannya, kurikulum yang teruji , tenaga pengajar yang handal, didukung berbagai Fasilitas modern, jaringan pendidikan lanjutan dalam dan luar negeri, manajemen yang baik, dan tak lupa keramahtamahannya.. Semua itu dapat diperoleh dengan biaya pendidikan yang sangat terjangkau.

Baca Selengkapnya......

Kegiatan Mahasiswa

Idza'ah
Merupakan kegiatan ceramah yang dilakukan siswa ketika waktu istirahat. Diperdengarkan ke seluruh kelas secara Live! via laboratorium Al-Imarat yang modern. Tiap kelas secara bergiliran diwajibkan melakukannya, apakah kelas pemula maupun kelas mahir. Hal ini merupakan awal pelatihan dakwah secara tabligh dalam bahasa Arab.

Kultum ba'da sholat fardhu
Awal pelatihan kepercaayaan diri untuk berdakwah secara tabligh mulai dari sini. Tidak hanya penggunaan bahasa Arab yang dilatih disini, tapi ketrampilan menyampaikan, berbicara di depan umum. Bukankah banyak dari kita yang sudah mahir bahasa Indonesia tapi belum mampu berpidato?

Dars Idhofiyah
Kegiatan pelajaran tambahan yang dibawakan oleh para dosen, diluar jam belajar. Materi yang dibawakan adalah tema-tema penting untuk kita sebagai muslim maupun persiapan sebagai dai.

Klub Bahasa Arab
Kegiatan di luar Ma'had yang bekerja sama dengan LTMI (BEM Mahasiswa) Al-Imarat, mengadakan berbagai bentuk kegiatan pada hari Sabtu/ Minggu/ tentatif yang bertujuan untuk menyebarkan 'wabah' penggunaan bahasa Arab. Bentuk kegiatan dapat berupa training, games, kunjungan, outbound, dsb.

Kegiatan khas Mahasiswa penghuni Asrama
Ada keuntungan tersendiri bagi penghuni Asrama Mahasiswa Al-Imarat, pelajaran dengan pengajaran khusus, kurikulum khusus, juga lingkungan khusus, setiap pagi dan petang hari. Tidak salah jika yang layak menjadi penghuni adalah orang-orang terpilih.

Jaulah Ramadlaniyyah
Kegiatan ini dilaksanakan mulai tiap bulan Ramadhan. Diwajibkan bagi peserta Jaulah untuk menetap di tempat yang akan menjadi daerah dakwahnya selama Jaulah berlangsung. Diprioritaskan untuk tinggal di mesjid, agar dapat berdakwah secara maksimal.

Adapun bentuk kegiatan dakwah tersebut antara lain:
1. Ceramah Tarawih
2. Kuliah subuh
3. Ta’lim Qira’atul Qur’an dan Tajwid
4. Bakti Sosial bersama masyarakat setempat
5. Ifthar Shaim
6. Khotbah Jumah
7. Pemutaran film-film islami

Dan lain-lain
Lomba ceramah, pelatihan kaligrafi, kunjungan syeikh-syeikh dari luar, majalah dinding, sampai bertanding olahraga dengan para ustadz juga ada, perkuat ukhwah demi kemajuan! :-)

Baca Selengkapnya......

Kelas Non Intensif

Selain program studi Intensif (I'dad, Takmili, Tahfizh), juga tersedia program non Intensif. Program Kelas Non Intensif merupakan program pendidikan yang terfokus pada pembelajaran Bahasa Arab. Program ini terdiri atas tiga level saja, dengan materi yang dipadatkan. Berikut adalah rincian program ini

Level Dasar/Menengah/Lanjutan
Durasi Pendidikan 54 jam 65 jam 72 jam
Investasi (Rp)/ level 360 ribu 380 ribu 400 ribu



Waktu Belajar:

* Setiap hari sabtu dan hari minggu
* Shift Pagi pukul 09.00 s.d. 12.00 WIB (Putra & Putri)
* Shift Sore:
Pukul 13.30 - 16.30 (Putri)
Pukul 16.00 - 19.30 (Putra)


Fasilitas :

* Metode pengajaran khusus
* Buku paket
* CD Audio pelengkap buku paket
* Kamus Ringkas pelengkap buku paket
* Para pengajar yang kompeten dibidangnya (lulusan timur tengah, dan native speaker)
* Sarana Pendukung yang sangat memadai (Lab,bahasa perpustakaan, masjid, dan kelas yang nyaman)




Tempat Pendaftaran :
Jl Inhoftank No 17 Bandung Telp. 5223908
email : imarot@telkom.net

Baca Selengkapnya......

Syarat Pendaftaran

Persyaratan Umum

  • Diutamakan berijazah (tamatan) Perguruan Tinggi
  • Berkelakukan baik
  • Berbadan sehat
  • Memiliki motivasi belajar yang kuat
  • Tidak pernah dikeluarkan dari Lembaga (Ma'had)
  • Lulus seleksi (tulisan dan lisan)
  • Usia diutamakan di bawah 30 (tiga puluh) tahun

Persyaratan Khusus

  • Menyerahkan fotokopi ijazah yang telah dilegalisir, KTP/SIM, Pas Foto ukuran 2x3 = 3 buah berwarna dan ukuran 4x6 = 2 buah.
  • Mengisi formulir yang disediakan oleh Ma'had Al Imarat
  • Menyerahkan rekomendasi dari lembaga atau organisasi keislaman
  • Mentaati semua peraturan yang berlaku di Ma'had Al Imarat Bandung

Khusus Program Takmili

  • Taqdir I'dad: minimal Jayyid Jiddan
  • Mampu berbahasa Arab (baca, tulis, dan bicara)
  • Lulus tes tulis dan lisan

Prosedur Penerimaan Mahasiswa

  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Melampirkan kelengkapan administrasi (persyaratan khusus)
  • Mengikuti Ujian Seleksi Penerimaan

Biaya Perkuliahan Program Intensif (I'dad & Takmili)

  • Pendaftaran Rp.100.000 (sekali selama pendidikan)
  • Biaya Pengembangan Rp.200.000 (sekali selama pendidikan)
  • SPP Rp.40.000/ bulan

Biaya Perkuliahan Program Intensif (Tahfizh)

  • Pendaftaran : Gratis
  • SPP: Gratis
  • Tempat tinggal: Gratis
  • Akomodasi: mendapat subsidi

Silakan mendaftar di :
Jl Inhoftank No 17 Bandung Telp. 022 5223908
email : imarot@telkom.net

Baca Selengkapnya......

Fasilitas

  • Beasiswa bagi mahasiswa berprestasi
  • Lingkungan kampus yang nyaman, asri, dan representatif untuk proses belajar- mengajar
  • Sarana parkir yang aman dan luas
  • Gedung belajar yang representatif
  • Sarana Olahraga
  • Laboratorium Bahasa Modern
  • Perpustakaan
  • Masjid
  • Kantin Mahasiswa
  • Poliklinik (masih dalam proses)
  • Asrama Mahasiswa/i

Baca Selengkapnya......

Pendaftaran

Kegiatan Akademik:

  1. Pendaftaran mahasiswa baru dibuka setiap semester, yaitu setiap bulan Januari dan Juli.
  2. Pendaftaran gelombang ke-1 semester ini dibuka sampai tanggal 6 Juli 2008
  3. Proses seleksi penerimaan masuk (seleksi penempatan, wawancara, dll) diselenggarakan secepatnya setelah penutupan pendaftaran sampai dimulainya masa perkuliahan

Lain-lain:

  1. Alumni Al-Imarat dapat melanjutkan studi ke STAIPI Bandung, LIPIA Jakarta, dan Universitas Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
  2. Terbuka juga kesempatan untuk melanjutkan studi ke luar negeri (Saudi Arabia, Mesir, Sudan, Libia..)
  3. Alhamdulillah pada semester lalu telah terlaksana wisuda angkatan ke-11
  4. Selamat!! bagi para alumni yang berkesempatan melanjutkan studi ke luar negeri, Uus (Univ. Tripoli Libya), Shiddiq (Al-Azhar Mesir), Arif (program S2 Al-Azhar), dan lain lain.


Ttd.

Sek. Administrasi

Baca Selengkapnya......

Staf Pengajar

Nama

Lulusan

Spesialisasi

Kardita Kintabuana

Malaysia MA

Hadits

Iwan Kartiwan

Jakarta BA

Syariah

Dahlan Harnawisastra

Mesir BA

Dirosah Islamiah

Dr. Abdurrahman

Doctor

Hadits

Abdul Hakam

Jakarta BA

Syariah

Budi Hata'at

Jakarta BA

Syariah

Taufik Nuryana

Libia BA

Dakwah

Khadik Setiadi

Sudan MA

Ushuluddin

Abu Bakar Yasin

Mesir BA

Ushuluddin

Khozin Abu Faqih

Jakarta BA

Syariah

Afif Hanafiah

Madinah BA

Syariah

Annadzir

Sudan MA

Bahasa Arab

Akhyar As Shiddiq

Libia BA

Dakwah

Muhammad Jailani

Sudan BA

Dakwah

Endang Saiful Aziz

Madinah BA

Hadits

Dede Munawar Ishaq

Libia BA

Dakwah

Endang Hendra

Yaman BA

Syariah

Hendi Hidayat

Sudan MA

Bahasa Arab

Lalu Agus

Sudan MA

Bahasa Arab

Yudi Fahrudin

Madinah BA

Dakwah

Rohimi Ghufron

Jakarta BA

Syariah

Yayat Cahya Sumirat

Karang Anyar

Tahfizh Al-Qur'an

Maman S.

Madinah BA

Syariah

Agus Subagio

Jakarta BA

Tahfizh Al-Qur'an

Neni Nurlaeli

Mesir BA

Dirosah Islamiah

Lina Marlina

Yaman BA

Syariah

Nunuk Masulah

Mesir BA

Dirosah Islamiah

Yuyum Hanifah

Jakarta BA

Dirosah Islamiah

Dyana Dewiyanthi

Jakarta BA

Dirosah Islamiah

Tutik Nurhasanah

Jakarta BA

Dirosah Islamiah

Rahmawati

Mesir BA

Syariah

Yuliana A. Makosid

Mesir BA

Syariah

Maria Ulfa

Mesir BA

Ushuluddin

Athia Tsafithri Awal

Mesir BA

Syariah

Euis Fadhliah Fauzi

Jakarta BA

Dirosah Islamiah


Keterangan

Gelar BA lebih dikenal dengan Lc.

Baca Selengkapnya......